Dinding adalah komponen terbesar dari sebuah rumah. Pilihan material bata akan mempengaruhi kecepatan pembangunan, kekokohan, suhu ruangan, hingga budget Anda. Mari kita bedah 3 pemain utama: Bata Merah, Batako, dan Hebel (Bata Ringan).
1. Bata Merah (Tradisional)
Terbuat dari tanah liat yang dibakar. Paling umum dan teruji ratusan tahun.
- Kelebihan: Sangat kuat, tahan panas (ruangan adem), mudah didapat, tidak butuh perekat khusus.
- Kekurangan: Ukuran kecil (pasang lama), bentuk tidak presisi (boros plesteran), berat (membebani struktur).
2. Batako (Press Semen)
Terbuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dipress. Biasanya berlubang di tengah.
- Kelebihan: Ukuran besar (cepat pasang), lebih murah dari bata merah, cocok untuk pagar atau gudang.
- Kekurangan: Panas (menyimpan suhu), mudah retak rambut, kurang kedap suara.
3. Bata Ringan (Hebel/AAC)
Teknologi modern beton ringan dengan gelembung udara.
- Kelebihan: Sangat ringan (aman untuk gempa), dimensi presisi (hemat plester), kedap suara, pengerjaan sangat cepat.
- Kekurangan: Harga per biji mahal (tapi hemat di semen/waktu), butuh semen instan khusus (mortar), butuh keahlian pasang.
Rekomendasi Kami
Untuk Rumah 2 Lantai, kami menyarankan Hebel karena ringan mengurangi beban struktur dan cepat. Untuk Dinding Kamar Mandi/Basah, Bata Merah lebih baik karena lebih kedap air. Untuk Pagar Keliling, Batako adalah pilihan paling ekonomis.
Bingung Hitung Kebutuhan?
Jangan sampai material sisa banyak atau kurang di tengah jalan. Batara Creative Construction membantu estimasi RAB material dinding Anda secara akurat dan efisien.
Hubungi Kami